Pemkab Batanghari Anggarkan 3 Milyar Penanganan Bencana Alam dan La – Nina

JURNALELITE.CO.ID,BATANGHARI – Pemerintah Kabupaten Batanghari melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Anggarkan 3 Milyar dalam menghadapi fenomena La Nina dan bencana alam lainnya.

 

Disampaikan oleh Sekertaris BPBD bahwa Pemerintah Kabupaten Batanghari secara umum tetap bertekat untuk melindungi masyarakat dari potensi bencana alam dan fenomena La Nina.

 

” Dalam kondisi keuangan seperti sekarang ini Pemkab Batanghari masih tetap menganggarkan sebanyak 3 Milyar untuk penanganan bencana alam serta La Nina,” Kata Syamral di ruang kerjanya, Senin (15/02/2021).

 

Lanjut Syamral, Berdasarkan kajian dari Badan Meteorologi dan Geofisika Provinsi Jambi bahwa hingga April mendatang akan mengalami kondisi cuaca yang dibarengi dengan fenomena La Nina.

 

Maka dari itu, terkhususkan bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai agar selalu berhati – hati, dan waspada akan terjadinya bencana tanah longsor atau bencana lainnya.

 

” Kondisi cuaca yang di barengi dengan fenomena La Nina ini tidak bisa di prediksi, terkadang panas, hujan, bahkan cuaca mendung seketika berganti dengan panas terik,” Tambahnya.

 

Dari Anggaran 3 Milyar tersebut secara umum diperuntukan sebagai penanganan bencana alam baik itu, Karhutla, Banjir, Tanah longsor dan bencana lainnya.

 

” Anggaran ini dapat di gunakan selagi bencana tersebut mengganggu kehidupan masyarakat di Kabupaten Batanghari,” Ujar Syamral.

 

Tak hanya itu, Pemkab Batanghari melalui BPBD berharap kepada seluruh Perusahaan yang berada di Kabupaten Batanghari agar ikut berperan aktif dalam menangani bencana alam yang terjadi.

 

” Selain BPBD dan seluruh stak holder diharapkan juga kepada seluruh perusahaan agar dapat ikut berperan aktif sehingga dalam penanganan bencana dapat kita laksanakan secara gotong royong,” Tuturnya.

 

” Kita juga berharap kepada masyarakat, Aperatur Desa atau kelurahan bahkan di Kecamatan, untuk bersama – sama ikut serta dalam penanganan bencana alam, seperti Karhutla, Banjir, dan bencana alam lainnya.” Tutup Syamral. (DD)

Editor : Rudi Siswanto

%d blogger menyukai ini: