Setubuhi Anak 15 Kali Selama Satu Tahun, Ayah Tiri di Tangkap Polisi

JURNALELITE.CO.ID,TANJABBARAT – Sebagai orang tua seharusnya menjadi pelindung dan memberikan rasa aman dan damai dalam rumah tangga.

 

Namun di Jambi Seorang Kepala Rumah Tangga justru menghancurkan rumah tangganya sendiri, setelah ketahuan mencabuli anak sendiri.

 

Hal ini terjadi di Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Dimana K (50) tega mencabuli anak tirinya yang berusia 17 Tahun dan diketahui sudah 15 kali mencabuli anaknya selama satu tahun.

 

Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro membenarkan ada seorang pria ditangkap karena mencabuli anak tiri sendiri, sedangkan pelaku sudah mendekam di balik jeruji besi Polres Tanjabbarat setelah ditetapkan jadi tersangka.

 

“Pelaku pencabulan terhadap anak tiri yang saat ini sudah ditetapkan jadi tersangka,” Ujarnya.

 

Guntur mengatakan, pencabulan itu diketahui setelah adanya pihak keluarga melapor ke Polres dan pihak polres yang mengetahui itu langsung menangkap pelaku dirumah sendiri.

 

“Saat ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya kepada Satreskrim Tanjabbarat karena mencabuli anak tiri,” Jelasnya, Senin (8/2)

 

Guntur menyebut, pencabulan terhadap korban sudah sudah mencapai 15 kali selama satu tahun namun terahir, pelaku ditangkap oleh pihak setelah adanya laporan dari keluarga korban.

 

“Jadi, awalnya kakak korban melihat ada di foto telanjang korban di HP pelaku dan setelah itu mengirim balik foto korban ke HP kakak korban dan setelah itu menemui korban untuk mengetahui perbuatan pelaku dan saat itu juga, korban mengakui kalau pelakunya ayah tiri sendiri,” Katanya.

 

Tidak sampai disitu, Pelaku juga mengancam korban agar tidak boleh bekerja di Kabupaten Kabupaten Batanghari serta mengancam membunuh korban jika tidak terpenuhi keinginan pelaku dan saat ditangkap pihak Satreskrim justru pelaku menyesali perbuatan itu terhadap anak tiri sendiri.

 

” Dari hasil penyelidikan, pelaku hanya meminta kirim foto korban telanjang serta memegang-pegang bagian tubuh korban dan atas perbuatan pelaku terancam 15 tahun penjara.” Cetusnya.

%d blogger menyukai ini: