Tilap Uang Ratusan Juta Rupiah Untuk Karaoke, Pejabat Desa di Batanghari Ditahan Polisi

JURNALELITE.CO.ID,BATANGHARI – Kepolisian Resort (Polres) Batanghari limpahkan 2 tersangka (P21) kasus Korupsi Dana Desa kepihak Kejaksaan Negeri Batanghari.

 

Dana Desa yang ditilap merupakan Dana Desa Kembang Tanjung, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari Jambi pada Tahun Anggaran 2020 lalu. Ke-2 tersangka inisial MS dan HT yakni untuk pembangunan turap penahan tanah dibibir aliran sungai Batanghari.

 

Diketahui pagu awal untuk dana kegiatan pembangunan turap tersebut sebesar Rp. 704.165.000, sesuai aturan anggaran yang seharusnya diperuntukkan atas pembangunan jalan lingkungan, Gorong-gorong, Drainase dan lainnya sesuai Perdes namun dialihkan ke pembangunan turap.

 

” Penahanan kita lakukan pada 2 Desember 2020, sekira tengah malam pukul 00.00 WIB. MS selaku PJ Kades Kembang Tanjung, hanya mampu mengembalikan kerugian Negara sebesar Rp. 50 juta,” ungkap Kanit Pidsus Polres Batanghari Aiptu Maranata Zebua kepada media, Kamis (28/01/2021).

 

“Diketahui total kerugian Negara sesuai perhitungan ahli dalam hal ini yakni Inspektorat Kabupaten Batanghari, sebesar Rp. 568,925.268 setelah dikurangi pengembalian dari MS tinggal Rp. 518.925.268,” sambungnya.

 

Lanjut Kanit Pidsus Polres Batanghari, uang tersebut seharusnya di belanjakan oleh Bendahara. Namun begitu uangnya dicairkan oleh Bendahara dan PJ Kades. Namun PJ Kades malah memerintahkan Bendahara untuk diserahkan ke Sekretaris Desa. Pembelanjaan kegiatan tidak melibatkan Bendahara, dan itu menyalahi aturan.

 

” Mereka juga telah mengaku hasil yang didapat dari proyek tersebut, digunakan untuk biaya entertain, ketika kita selidiki lebih dalam ternyata buat biaya karaoke dan lainnya,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Batanghari selaku penerima pelimpahan Bambang Harmoko mengatakan, pihaknya telah menerima pelimpahan berkas dari Polres Batanghari.

 

“Setelah selesai melalui tahapan proses baru akan kita ajukan ke pengadilan Tipikor Jambi untuk segera disidangkan,”Tutupnya singkat.(DD)

Editor : Rudi Siswanto

%d blogger menyukai ini: