Outlet Tahu Gejrot Ternama di Jambi Dibobol Maling

JURNALELITE.CO.ID,KOTAJAMBI – Siapa yang tak kenal Tahu Gejrot, Jajanan Khas Asal Cirebon ini terkenal dengan cita rasanya yang gurih.

 

Oman Rohman Alias Kang Maman Begitu sapaan Akrabnya, telah merintis tahu gejrot khas cirebon di kota jambi sudah cukup lama harus berlapang dada.

 

Betapa tidak usaha yang dirintisnya dari 0 (Nol, Red) ini telah memiliki 3 cabang outlet yang tersebar di beberapa tempat dalam kota jambi.

 

Salah satu outletnya yang terletak di Jelutung, Kota Jambi, Di bobol Maling, sontak saja ketika salah seorang kayawannya hendak membuka outlet box kontainer tersebut terkejut melihat salah satu dinding box kontainer rusak seperti di congkel.

 

Karyawan tersebut langsung membuka outlet benar saja isi perlatan dan perlengkapan yang ada di dalam sudah porak-poranda tak beraturan di acak-acak maling tersebut.

 

” Awalnya itu Diketahui awal oleh tante rumah makan sihombing yang sebelah nya, Lalu memberitahukan ke karyawan saya yang bernama deska dan langsung ke outlet yang berada di Jalan Sumatera, jelutung ” Sebut Oman Rohman.NH Saat menceritakan kronologi kejadian.

 

Oman Rohman, pemilik tahu gejrot kang maman khas cirebon ini menuturkan bahwa dirinya sebelum membuka outlet di kawasan tugu keris kota baru, ia selalu mengantarkan bahan tahu gejrot untuk di jual di outlet yang berada di kawasan the-hok dan jelutung.

 

” Biasanyakan saya setiap sore sebelum buka outlet yang di kobar, saya selalu antar bahan baku tahu gejrot ke setiap oulet yang ada tau-tau saya menerima telpon dari karyawan saya yang di jelutung, katanya outlet di bobol maling ” sebut pria berambut gondrong tersebut. Rabu (27/1).

 

Kendati demikian atas musibah tersebut kang maman menyebut dirinya berlapang dada dan tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

 

” Ya udah la bang, saya ikhlas, yang penting box-nya gak hilang, saya mau memperbaiki box kontainernya biar lebih safety, biar besok bisa buka seperti biasa.” Jelasnya.

 

Atas kejadian ini kang maman enggan menyebutkan berapa kerugian yang di tanggungnya.

Reporter : Rahmad Ade Subrata

%d blogger menyukai ini: