Di Masa Pandemi Dampak Murid, Guru dan Wali Murid

Oleh : Rudi Siswanto

JURNALELITE.CO.ID,BATANGHARI – Sampai saat ini Dunia sedang digaduhkan dengan datangnya Corona V!rus Disease -19 atau di singkat dengan COV!D-19. Bukan hanya Negara – negara besar di dunia mendapat dampak hadirnya Virus tersebut, bahkan Negara yang berada di Benua Asia pun mendapat dampak yang begitu dahsyat. Salah satunya Negara Republik Indonesia yang merdeka sejak 17 Agustus 1945 beberapa puluh tahun silam.

 

 

Dampak dari V!rus yang berasal dari negeri seberang ini sangat mempengaruhi segala aktivitas penghuni suatu Negara. Bukan aktivitas saja yang selalu terbatas bahkan roda Ekonomi, Sosial, Budaya dan pendidikan pun menjadi sedikit lumpuh oleh keganasannya.

 

Di Indonesia sendiri, khususnya Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi V!rus tersebut menjadi salah satu momok dalam dunia Pendidikan, tentunya akan menjadi masalah dalam kegiatan belajar mengajar sehari – hari antara Murid dan tenaga Pendidik bahkan berdampak pada Wali Murid. Kenapa???

 

 

Tugas Pendidik harus mampu memberikan yang terbaik untuk para muridnya selaku generasi Bangsa ini, di balik tugas berat yang di emban seorang pendidik di Masa Pandemi ini mereka harus mematuhi aturan Pemerintah yang berlaku, seperti mematuhi surat edaran dari Kemendikbud dan Kementerian Kesehatan yang di layangkan melalui kepala daerah dan Dinasnya masing – masing. Padahal murid sekolah sebagai generasi penerus bangsa wajib hukumnya mendapat hak penuh pendidikan dari seorang Pendidik demi berlangsungnya kemerdekaan Negara ini.

 

 

Disisi lain, Orang Tua wali Murid di masa pandemi ini sedikit banyaknya mendapat dampak. Kenapa Begitu..?? Anak yang seharusnya pergi ke sekolah setiap pagi ( Kecuali hari Libur-Red ) untuk menimba ilmu kini terpakasa belajar dari rumah bahasa kerennya Daring.

 

Dengan adanya belajar dari Rumah atau di sebut Daring tentunya menambah beban bagi wali murid terutama kaum Hawa. Emak – emak mau tidak mau suka tidak suka harus ikut andil exstra dalam dunia pendidikan anak demi masa depan anak – anaknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak dalam mengisi kemerdekaan di Negara ini.

 

Emak – emak yang mayoritasnya di rumah memberikan pelayanan untuk suami serta mengurus anak dalam rumah tangga, kini harus meluangkan waktu ikut belajar online bersama si buah hati.

 

Faktanya, terkadang kaum Emak – emak sempat timbul emosi dan akhirnya cuma mampu mengelus dada sembari berucap ” Ya ampun, ternyata begini rasanya mendidik sekolah anak. Mudah – mudahan Tuhan meberikan kesabaran untuk kita semua atas musibah sekarang ini.”

 

Terkadang, sebahagian Emak – emak ada juga yang curhat di media sosial seperi Facebook, Instragram dan lain – lain, itu menandakan secara tidak langsung bahwa dunia mengajarkan kita semua untuk bertechnologi. Tapi dengan catatan bermedia sosial lah yang baik dan benar ( Positif ) hingga tidak menimbulkan kegaduhan serta tidak melanggar UU ITE yang berlaku.

 

Di masa pendemi sekarang ini tidak menutup kemungkinan kaum Adam pun mendapat dampaknya. Kenapa begitu..??

 

Kaum Adam ( Suami – Red ) sebelum atau sesudah adanya musim pandemi ini bisa dikatakan menjadi tulang punggung bagi keluarga dan sekarang mereka pun harus berkerja lebih Ekstra lagi karena, beban yang dipikul menjadi bertambah meskipun langkah mereka selalu dihantui dengan hadirnya V!rus tersebut.

 

 

Selain membantu mendidik anak di Rumah, Suami ( Bapak – Bapak ) harus mencari nafkah untuk keluarganya. Uang ya Uang..??? Dimasa pandemi ini Harus mencari uang untuk memfasilitasi anak belajar, Contohnya membeli Handpone Android agar anaknya bisa mengikuti belajar melalui Online atau Daring.

 

 

Jangan menilai sesuatu apapun dari sisi negatifnya kita harus bijak dalam menilai sesuatu. Dimasa pandemi ini ada sisi Positifnya dan secara tidak sadar itu kita rasakan bersama, musim pandemi ini mengajarkan kita hidup sehat.

 

Contohnya, mengajarkan kita untuk hidup bersih menyediakan tempat dan mencuci tangan agar terhindar dari kuman yang tidak kasat mata.

 

menyuruh kita agar mengkonsumsi makanan yang mengandung Vitamin dan bergizi agar imun tubuh kita menjadu kuat sehingga mampu menolak segala V!rus yang akan masuk ketubuh kita termasuk V!rus yang saat ini menjadi momok kita semua.

 

 

Musim pandemi ini juga mengajarkan kita untuk menghindari keramaian yang tidak jelas manfaatnya, dan secara tidak langsung pula menyuruh kita berkumpul bersama – sama keluarga di rumah. Yang mungkin selama ini satu rumah asyik dengan kegiatan masing – masing di luar karena merasa tidak ada ancaman seperti sekarang ini.

– Penulis adalah seorang wartawan –

%d blogger menyukai ini: