2 Lokasi Judi Di Kabupaten Bungo dan Tebo Di Obrak – abrik Tim Resmob Polda Jambi

JURNALELITE.CO.ID,JAMBI – Laporan masyarakat yang telah resah terhadap Judi Ikan yang berada di dua lokasi kabupaten Bungo dan Tebo membuat gerah masyarakat sekitar.

 

Mendengar laporan masyarakat tersebut Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi langsung bergerak cepat melakukan penggerebekan terhadap 2 tempat yang dijadikan sebagai tempat permainan judi ikan yang berada di Kabupaten Muaro Bungo dan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi.

 

Setiba nya di lokasi pertama yang dipimpin Kanit Resmob Polda Jambi Kompol Priyo Purwanto pada Jum’at malam langsung melakukan Penggerebekan 2 tempat permainan judi tersebut.

 

Tim pertama kali melakukan penggerebekan di tempat permainan judi yang berada di Kawasan Desa Sungai Pinang Kecamatan Bungo Dani Kabupaten.

 

Dan selanjutnya Tim Resmob melakukan penggerebekan di tempat lokasi permainan judi yang ke 2 yang berada di kawasan Terminal Baru Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.

 

Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan saat di konfirmasi mengatakan bahwa penggerebekan tempat permainan judi ikan yang dilakukan Tim resmob Polda Jambi tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat yang sudah resah dengan adanya kegiatan perjudian di Kabupaten Bungo dan Tebo.

 

“Ada 2 lokasi judi ikan yang kita gerebek, yang pertama di Kabupaten Bungo dan yang kedua di Rimbo Bujang Kabupaten Tebo,” Ujar Kombes Pol Kaswandi.

 

Lanjut Kombes Pol Kaswandi dari 2 lokasi penggerebekan tempat judi tersebut pihaknya mengamankan puluhan pemain judi beserta karyawan yang bekerja di tempat judi tersebut dan sejumlah alat judi ikan yang masi aktif di lokasi dan barang bukti uang.

 

“Dari 2 lokasi tersebut ada 23 yang kita amankan, dan 3 alat judi ikan dari Bungo dan 3 mesin dari tempat judi di Tebo, barang bukti uang di Bungo berjumlah Rp 3.590.000 dan di Tebo Rp 5.065.000.” Jelasnya.

 

Saat ini 23 yang diamankan dari 2 lokasi judi tersebut beserta barang bukti lainya telah di bawa ke Polda Jambi guna untuk dilakukan pemeriksaan lanjut.

Reporter : Rahmad Ade Subrata

%d blogger menyukai ini: