Di Tahan Jaksa selama 20 Hari Kedepan, Redo Segera Dimeja Hijaukan

JURNALELITE.CO.ID,JAMBI – Redo Setiawan tersangka dalam kasus korupsi auditorium UIN Sulta Thaha Syaifuddin (STS) Jambi, yang merugikan negara sebesar Rp. 12.8 Miliar.

 

Nama Redo Setiawan merupakan salah satu dari lima tersangka kasus korupsi ini. Empat tersangka lainnya sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Jambi.

 

Ia tersandung kasus korupsi dalam pembangunan gedung auditorium UIN STS Jambi tahun anggaran 2018. Dalam perakra ini Redo dijerat dengan pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

 

Redo dijerat dengan pasal alternatif, subsidair dengan pasal 3 ayat 1 jo pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

 

Diketahui, Redo Setiawan sendiri merupakan kuasa direktur pertama pada pekerjaan proyek bernilai Rp 35 miliar tersebut.

 

Proyek tersebut bersumber dari dana hibah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2018. Dalam pengerjaannya ditemukan kerugian negara senilai Rp 12,8 miliar. Saat ini Redo ditahan di rumah milik Polresta Jambi.

 

Kepala seksi penerangan hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (kejati) Jambi, Lexy Fatharani menyebut redo setiawan telah dilaksanakan tahap 2 pada hari ini, Rabu (20/1) di Rutan, dan menjadi tahanan Jaksa Selama 20 hari kedepan dan akan segera di meja hijaukan.

 

” Sehingga sejak hari ini menjadi tahanan jaksa selama 20 hari kedepan dan Tim JPU dari Kejati Jambi dan Kejari Muaro Jambi akan segera menyelesaikan surat dakwaannya guna dilimpah ke pengadilan minggu depan.” Terang lexy, Rabu (20/1).

 

Terlihat, Redo yang memakai baju kaos warna putih, dilapisi Rompi warna merah khas Tahanan kejaksaan, Celana Hitam, bersepatu hitam. Dengan gari besi melingkari kedua tangannya, serta memakai masker menutupi sebagian muka memasuki tahanan Kejaksaan.

Reporter : Rahmad Ade Subrata

Editor      : Rudi Siswanto

%d blogger menyukai ini: