KPU Bantah Input Data, M Sanusi : Kita Tidak Input Data, Aplikasi Sirekap Dikendalikan Pusat

JURNALELITE.CO.ID,JAMBI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyediakan sistem informasi rekapitulasi (SiRekap) bagi masyarakat yang ingin mengetahui hasil pilkada 2020 secara cepat.

 

Di pilgub Jambi, Mencuat selisih input data hasil sistem hitung (Situng) cepat atau Sistem rekap (Si-Rekap) KPU.

 

Komisi pemilihan umum (KPU) Provinsi Jambi angkat suara, menurutnya KPU bukanlah menginput data tapi sistem Si-Rekap yang dikendalikan pusat yang bekerjasama dengan ITB.

 

M Sanusi, Komisioner KPU Provinsi Jambi menjelaskan, perlu dipahami SiRekap itu alat bantu (Sistem) bisa lebih awal tahu untuk data-data yang rill suara dari masing-masing TPS, tetapi memang di dalam Si-Rekap ada disclaimer karena itu hasil yang dibaca oleh sistem.

 

“itu membaca tulisan angka-angka yang dibuat oleh KPPS kami sadar betul mungkin tidak semua KPPS menulis angka dengan jelas ada yang berbeda-beda, tetapi untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik maka rekapitulasi di tingkat PPK memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dan kita ketika rekapitulasi di tingkat PPK itu dan di tetapkan dalam pleno” tegas M Sanusi, Senin, (14/12/2020).

 

Disclaime, yang dimaksud komisioner KPU Provinsi Jambi yakin Data yang dibuat pada menu Hitung Suara adalah data yang hasil foto formulir Model C.Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sirekap.

 

“Apabila terdapat kekeliruan data pada Formulir Model C.Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi di tingkat Kecamatan”, tambahnya.

 

Kemudian, Apabila terdapat perbedaan data yang terbaca oleh Sirekap dengan data yang tertulis pada Formulir C.Hasil-KWK, akan dilakukan koreksi pada Sirekap Web Tingkat Kecamatan.

 

“Data yang suara pada menu Hitung Suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam Rapat Pleno terbuka”, jelasnya.

Iya menjelaskan, untuk teman-teman di tim Paslon Khususnya Pilgub Jambi jangan gaduh karena mekanismenya yang ada sudah jelas.

 

“himpunlah rekappitulasi di masing-masing tim Paslon yang telah dikumpulkan kandidat, kalau mereka butuh info cepat silakan berhitung angka-angka yang sudah ditetapkan secara resmi masing-masing PPK yang salinannya diberikan kepada saksi dan panwascam. kemudian karena memang ini ada waktu untuk proses rekapitulasi secara berjenjang. harapan saya, hari ini ini bisa selesai semua menjelang siang atau sore tinggal lagi ada beberapa Kecamatan”, terangnya.

 

Terkahir, kata M Sanusi, KPU betul-betul menjaga suara rakyat yang datang ke TPS pada tanggal 9 Desember kemarin dan masyarat jangn gaduh KPU tidak berpihak kepada Paslon manapun.

 

“PPK sesuai dengan kewenangannya dengan tahapan yang sudah ditentukan mereka melakukan rekapitulasi dari suara yang telah terkumpulkan, KPU profesional tidak ada yang berpihak ke salah satu paslon. saya pikir tidak ada satupun penyelenggaraan yang berani melakukan itu dan berani kita jamin”, Tutupnya.

%d blogger menyukai ini: