Wujud Keseriusan Pilkada, Dana Kampanye Paslon Fadhil – Bakhtiar Terbesar

JURNALELITE.CO.ID, BATANGHARI – Masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari telah menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada KPU Batanghari tepat pada 31 Oktober 2020 lalu. Hal tersebut diungkapkan Komisioner KPU Batanghari Divisi Hukum dan Pengawasan, Mustra, Jumat (06/11/2020)

 

Dikatakannya, sumbangan dana kampanye tersebut bersumber dari sumbangan pribadi paslon dan juga perseorangan dan lembaga. LPSDK tersebut bisa berbentuk uang maupun barang.

 

“Nanti jumlah dana yang dilaporkan tersebut yang akan digunakan oleh paslon untuk cost politik, baik untuk dbuatkan APK maupun marchendise,” ujarnya.

 

Untuk dana kampanye terbesar sendiri dilaporkan oleh paslon nomor urut tiga yakni Muhammad Fadhil Arief dan H Bakhtiar sebesar Rp 640.200.000, dana tersebut bersumber dari sumbangan perseorangan.

 

“Untuk paslon nomor urut tiga LPSDK nya terbesar diantara dua paslon lainnya. Nanti besaran keluaran dana kampanye mereka akan kembali dilaporkan oleh paslon pada bulan Desember mendatang ke KPU Batanghari. Lalu kita pihak KPU akan meminta pihak kantor akuntan publik (KAP) melakukan audit,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua Media Centre Fadhil-Bakhtiar, Agus Budi Yarso mengatakan, besarnya dana kampanye yang dilaporkan kepada KPU Batanghari tersebut merupakan suatu bentuk keseriusan paslon Fadhil-Bakhtiar dalam kontestasi pilkada Batanghari 2020 ini.

 

“Kita tidak akan menahan uang yang sudah dilaporkan ke KPU, karena semua untuk kepentingan masyarakat Batanghari. Dana tersebut digunakan untuk turun langsung mendengar aspirasi masyarakat Batanghari,” ujarnya.

 

Dikatakannya, dana kampanye tersebut bersumber dari sumbangan perseorangan dan itu merupakan suatu bentuk dukungan dari masyarakat yang menginginkan perubahan di Batanghari.

 

“Semua itu atas keinginan setiap lapisan masyarakat untuk mewujudkan Perubahan di Kabupaten Batanghari, sampai ada yang rela menyumbangkan hartanya secara perorangan, artinya kedepan bersama-sama masyarakat Fadhil-Bakhtiar membangun Batanghari.” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, LPSDK yang diserahkan oleh paslon nomor urut satu senilai Rp 393.720.000, sementara paslon nomor urut dua sebesar Rp 468.450.000. Jumlah tersebut yang akan mereka gunakan dalam masa kampanye Pilkada Batanghari 2020.

%d blogger menyukai ini: