Tampik Isu PKH dan Santunan Kematian di Hilangkan, Fadhil : Kita Akan Benahi Bukan Kita Hilangkan

JURNALELITE.CO.ID, BATANGHARI – Banyaknya isu yang beredar dikalangan masyarakat Kabupaten Batanghari, Jambi. Terkait Bantuan PKH dan Dana Santunan Kematian akan dihilangkan, disebabkan pergantian Bupati yang baru.

 

Hal ini langsung ditampik oleh Calon Bupati Batanghari Nomor urut 3, Beliau bilang dengan tegas Siapapun nantinya yang menjadi Bupati program PKH dan Dana Santunan Kematian tidak bisa dihapuskan. Karena progam itu sudah berjalan sebelumnya dan sangat membantu masyarakat yang mendapatkannya.

 

” Isu itu sangat tidak benar, malahan kami jika terpilih akan melanjutkan semua program pemerintah yang bisa membantu masyarakat,” Kata M. Fadhil Arief, Usai mengukuhkan tim pemenangan. Rabu (21/10/2020 ).

 

Dihadapan para media Fadhil juga mengatakan,
Yang pertama kita harus pahami terlebih dahulu Perubahan itu apa, untuk di ketahui Perubahan itu sesuatu yang selama ini khilaf, lupa, lalai dan tidak di lakukan, kedepannya akan kita benahi.

 

” Kemudian sesuatu yang ada manfaatnya kepada masyarakat akan tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak begitu optimal akan kita benahi, contohnya seperti PKH bagaimana datanya selalu Update, datanya di perbarui secara berkala,” Ucapnya.

 

kemudian, Sambung Fadhil, tentang dana Santunan Kematian dirinya menilai masih ada minat dan manfaat bagi masyarakat di Batanghari akan tetapi birokrasinya akan dibenahi jangan sampai mengurus santunan kematian itu masyarakat banyak habis ongkos untuk bolak balik mengurus berkas ke kantor capil, kantor Bakeuda, banyaknya surat menyuratnya.

 

” Kedepannya akan kita pangkas, bagaimana kedepannya akan menggunakan aplikasi sehingga ngelink dengan data kematian yang bersangkutan, jadi masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya lagi sehingga utuh bantuan yang diterima oleh pihak keluarga yang berduka,” Paparnya.

 

” Jadi pahami lah dulu tentang perubahan itu terlebih dahulu, ini kadang – kadang ada yang ngomong kalau Perubahan itu semua yang telah ado akan hilang, Wai itu bukan perubahan namanya melainkan pemusnahan, jadi masyarakat harus bisa membedakan antara Perubahan dan Pemusnahan, terkait program yang berjalan di Kabupaten Batanghari akan tetapi yang selama ini belum di buat akan kita buat,” Imbuh Fadhil.

 

Disinggung akan arti dari semboyan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari Nomor urut 03 ini, Fadhil juga bilang, apabila program untuk masyarakat yang selama ini telah berjalan memang betul – betul tepat sasaran membantu masyarakat akan terus di lanjutkan, dan yang tidak tepat sasaran akan di hilangkan.

 

” Kalau program yang bagus akan terus kita lanjutkan, dan yang tidak bagus akan kita hilangkan, misalnya ada indikasi menurut masyarakat bahwa ada sebagian posisi – posisi atau profesi tertentu yang musti memberi uang baru di kerjakan itu yang akan kita hilangkan karna itu tidak baik,” Katanya lagi.

 

” Untuk di ketahui program PKH itu sendiri jelas – jelas program dari pemerintah pusat (Presiden. Red). Kita disini berupaya datanya yang akan kita benahi. Itu
Kedepannya yang akan kita lakukan.” Tutup Fadhil.(DD)

Editor : Rudi Siswanto

%d blogger menyukai ini: