Musim Panen Padi, Sebagian Warga Terusan Memakai Alat Tradisional

JURNALELITE.CO.ID, BATANGHARI – Padi adalah tanaman penghasil beras, yang mana hampir masyarakat Indonesia khususnya warga jambi beras sudah menjadi bahan baku makanan pokok dalam kehidupan sehari – hari.

 

Ada Ratusan hektar tanaman padi yang berada di Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo ilir, Kabupaten Batanghari, jambi. Warga setempat memanfaatkan lahan mereka untuk dijadikan bercocok tanam padi.

 

Meskipun didesa terusan, padi ditanam satu tahun sekali namun masih mampu menghasilkan buah padi yang maksimal selagi alam mendukung.

 

Uniknya, dimusim panen padi warga terusan masih menggunakan alat tradisioanal yakni Tuai atau yang disebut ani-ani. Alat tersebut terbuat dari bilah kayu tipis yang di beri besi menyerupai pisau.

 

Saat dibincangi Jurnalelite.co.id Salah satu petani padi Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir mengaku, setiap tahun dirinya selalu menanam padi.

 

” Setiap tahun warga kompak cocok tanam padi,” kata Rolibi. Minggu ( 18/10/2020 ).

 

Untuk motede panen, sebahagian warga masih menggunakan alat tradisioal yang disebut Tuai/ani-ani, ada juga sebahagian warga memanen padi dengan cari di arit.

 

” Ada juga yang di arit, tapi sayang buah padinya banyak rontok. Makanya saya pilih pake tuai biar lambat tapi bisa di ulang lagi.” tutupnya.

Editor : Rudi Siswanto

%d blogger menyukai ini: