Sat Intelkam Batanghari Dalam Upaya Revitalisasi Pencegahan Sapi Betina Produktive

JURNALELITE.CO.ID, BATANGHARI – Pemotongan hewan sapi betina yang produktiv secara ilegal di wilayah Kabupaten Batanghari salah satu menjadi permasalahan kelangkaan, hingga harga daging sapi mengalami lonjakan.

 

Tentunya hal tersebut akan dimanfaatkan oleh para pelaku ( Spekulan ) demi meraup keuntungan, sehingga berpotensi trigger atau pemicu timbulnya gangguan Hartibmas yang berdampak pada penurunan stabilitas perekonomian.

 

Dalam upaya revitalisasi pencegahan pemotongan sapi betina produktive, untuk upaya meningkatkan populasi hewan besar Ruminansia, Jajaran Polres Batanghari kunjungi Rumah pemotongan Hewan yang berada di Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten setempat, pada 28 Februari 2020.

 

Sebagai bentuk pengawasan dan perlindungan konsunen Polres Batanghari melakukan penggalangan individual terhadap Kabid Peternakan dan Keswan Disbunak Kabupaten Batanghari, guna memberikan sosialisasi atau himbauan terhadap para pedagang sapi.

 

” Para pedagang sapi agar dapat menyembelih hewan dagangan di Runah Potong Hewan yang telah disediakan oleh instansi pemerintah terkait,” Kata Ipda. Rona Patopoi selaku Kanit II Ekonomi, Sat Intelkam Polres Batanghari.

 

Kegiatan dilakukan Jajaran Polres Batanghari sebagai bentuk pengawasan dan perlindungan konsumen yang telah ditentukan oleh Pemerintah.

 

Selain permasalahan lonjakan daging Satuan Intelkam Polres Batanghari juga melalukan himbauan kepada para pedagang daging sapi dan kerbau untuk dapat menyembelih hewan dagangan di Rumah Potong Hewan (RPH) agar daging tersebut tetap aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).

 

” Dengan tujuan melindungi pedagang dan konsumen sehingga dapat meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan dan untuk konsumen dapat terlindungi dari konsumsi daging yang tidak halal,” Pinta Topoi.

 

Sementara itu, dalam kesempatan yang serupa Kabid Peternakan dan Keswan Disbunak Kabupaten Batanghari terkait upaya revitalisasi pencegahan sapi Produktive, mengatakan, agar para pedagang hewan sapi mengikuti anjuran Pemerintah setempat supaya harga daging tidak mengalami lonjakan.

 

” Terimakasih kepada Jajaran Polres Batanghari telah memberikan masukan positif kepada kami, dan kami akan selalu bersinergi dengan Kepolisian agar harga daging dipasaran selalu stabil dan konsumen merasa tidak dirugikan dengan harga yang tinggi.” kata Yanova S.ST.

Editor : Rudi Siswanto

%d blogger menyukai ini: