Dinkes Batanghari Akan Cek Kesehatan Keluarga Yang Diduga Meninggal Akibat Covid-19 di Tebo

JURNALELITE.CO.ID,BATANGHARI – Setelah Mendapati laporan, pasien yang diduga terinfeksi virus Covid-19 yang sebelumnya pernah mendapatkan perawatan di RSUD Hamba Muara Bulian, yang beberapa hari lalu telah meninggal dunia di rumah sakit Sultan Thaha Saifudin di Kabupaten Tebo. Pihak dinkes Kabupaten Batanghari langsung melakukan tindakan untuk mengantisipasi penyebaran Virus tersebut.

 

Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Batanghari Dr Elfi Yenni MARS langsung memberikan himbauan kepada tim gugus tugas dan staf Puskesmas tempat asal pasien untuk melakukan penelusuran riwayat kontak langsung antara pasien dengan warga lain selama pasien tersebut berada di batanghari.

 

” Kita akan secepatnya melakukan penelusuran lebih lanjut, mulai dari keluarga pasien hingga ke warga yang pernah kontak secara langsung dengan pasien sejak sebulan terahir, guna untuk memutus mata rantai penyakit yang sangat berbahaya tersebut,” Kata Elfi.

 

Dikatakannya, setelah penelusuran selesai nanti, akan kita himbau kepada keluarga dan para warga yang pernah kontak secara langsung dengan pasien tersebut agar dapat mengisolasi secara mandiri selama 14 hari kedepan.

 

” Apabila nanti selama 14 hari mendapati tanda – tanda terinfeksi virus tersebut akan kita berikan perawatan lebih lanjut,” Ucap Kadinkes.

 

Sementara itu untuk para dokter dan perawat yang pernah merawat pasien semasa di RSUD Hamba beberapa bulan yang lalu tidak ada upaya penanganan secara khusus, karena para dokter dan perawat tersebut telah melewati masa inkubasi.

 

” Kita akan fokus memantau kesehatan kepada pihak keluarga yang pergi menyelawat Almarhum ke tebo beberapa waktu yang lalu,” Tambah Elfi.

 

” Dan untuk para dokter dan perawat yang merawat pasien sudah melewati masa inkubasi, karena para petugas tersebut sudah lebih dari 2 bulan berlalu setelah merawat pasien tersebut.”pungkasnya. (DD)

Editor : Rudi Siswanto

%d blogger menyukai ini: