Dua Jambret Diamankan Jajaran Polres Bungo, Hasil Jambretan Buat Beli Sabu

JURNALELITE.CO.ID,BUNGO – Dua orang residivis yang meresahkan masyarakat dikabupaten bungo berhasil dibekuk Tim Jatanras Polres Bungo. Para pelaku merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), dengan menjambret para korban.

 

Kapolres Bungo, AKBP. Trisaksono Puspo Aji,S.I.K,.M.Si didampingi Waka Polres Bungo Kompol Yudha Pranata, SH,S.I.K saat konferensi pers di Mapolres Bungo, Rabu (15/04) mengatakan kedua pelaku adalah laki-laki berinisial M-T (18) pengangguran, Warga Taman Agung Kecamatan Bathin III dan Z-S (18) pengangguran, warga Pal 2 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Rimbo Tengah.

 

” Berdasarkan Laporan Polisi (LP), bahwa kedua pelaku melakukan aksi jambret sebanyak 4 TKP di wilayah Hukum Polres Bungo. Dengan modus mengendarai sepeda motor dan merampas tas milik korban. “Ini mengakibatkan korban terjatuh hingga kritis dan dirawat di RSUD H Hanafie Muara Bungo,” terang Kapolres.

 

Adapun 4 TKP yang tersangka lakukan diantaranya jalan Tengku Umar Kecamatan Rimbo Tengah pada Sabtu 11 April 2020 sekira pukul 12:30 Wib, Dusun Tanjung Menanti Kecamatan Bathin II Babeko pada Minggu 27 Oktober 2019, sekira pukul 18:30 WIB, jalan raya Kelurahan Cadika Kecamatan Rimbo Tengah pada Sabtu 26 Oktober 2019 sekira pukul 18:00 WIB dan disamping SD Al Ahyar Kecamatan Rimbo Tengah pada Selasa 22 Oktober 2019 sekira pukul 16:00 WIB.

 

Tim Jatanras Satreskrim Polres Bungo bergerak cepat memburu pelaku berdasarkan adanya laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas). Tim Jatanras langsung melakukan penyelidikan dilapangan dan mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku berada di Lubuk Tenam Kecamatan Bathin III.

 

” Petugas berhasil menemukan pelaku dan mengamankan pelaku, selanjutkan dilakukan pengembangan untuk mengamankan 1 pelaku lagi yang berada di daerah SKIP Kecamatan Bungo Dani,” lanjut Kapolres Bungo.

 

Dari tangan pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor metik honda beat warna hita, 1 unit sepeda motor NMAX warna hitam, 1 buah tas dan 1 helai switer warna hijau.

 

Di hadapan petugas pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan sebanyak 4 TKP. Barang hasil curian digunakan pelaku untuk berpoya-poya dan membeli barang haram narkotika jenis sabu.

 

” Pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke-2E, 4E KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.” pungkasnya (cnt)

%d blogger menyukai ini: