Sambut Puluhan Santri Sekda Batanghari Cek Kesehatan

JURNALELITE.CO.ID,BATANGHARI – Jum’at malam (03/04/2020) Sekertaris Daerah Kabupaten Batanghari H Bakhtiar SP bersama tim gugus tugas menyambut kehadiran sebanyak 38 santriwan dan santriwati yang baru saja tiba dari pondok pesantren LirBoyo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

 

Penyambutan sekaligus pengecekan kondisi kesehatan para santri tersebut di laksanakan di gedung eks MTQ yang lokasi nya tidak jauh dari sekertariat penanggulangan bencana non alam yang dalam hal ini adalah virus Covid-19.

Dikatakannya, para santriwan dan santriwati yang tiba pada malam hari ini merupakan warga Kabupaten Batanghari yang selama ini telah menimba ilmu keagamaan (Pesantren) di pulau jawa, tepatnya di Kabupaten Kediri.

 

” Setibanya para santriwan dan santriwati di gedung eks MTQ Kabupaten Batanghari, dengan sigap tim gugus tugas langsung menyambut dan melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan Desinfektan di kendaraan dan barang bawaannya,” ujar Sekda Batanghari.

 

Lanjut Sekda, Pondok pesantren tempat para santri menimba ilmu keagamaan tersebut, sebelumnya telah berkoordinasi dengan instansi terkait di Provinsi Jambi dan Kabupaten Batanghari atas kepulangan para santri ke kampung halamannya.

 

” Alhamdulillah kedatangan para santri yang baru tiba di Kabupaten Batanghari kita sambut dengan baik, dan untuk selanjutnya kita serahkan pada tim teknis kesehatan Puskesmas Muara Bulian dan Public Safety Center (PSC 119) guna melakukan pengecekan kesehatan para santri tersebut,”Tambah Bakhtiar.

 

Sekda juga menghimbau kepada para santri yang baru tiba sekaligus orang tua santri agar dapat melakukan Isolasi diri, dan melaporkan kepada instansi terkait atau puskesmas terdekat apabila kesehatan para santri menurun.

 

” Selama masa Isolasi diri, tim kesehatan dan PSC 119 akan melakukan pemantauan terhadap santri yang baru tiba untuk 14 hari kedepan,” tuturnya.

 

” Tidak hanya para santri yang baru tiba ini, Kita juga mengharapkan kepada seluruh para masyarakat yang baru datang dari luar daerah agar dapat disiplin melaporkan ke puskesmas terdekat dengan tujuan untuk mengantisipasi sekaligus memutuskan mata rantai penyebaran wabah penyakit yang sangat berbahaya tersebut.” Tutup Bakhtiar.(DD)

Editor :Rudi Siswanto

%d blogger menyukai ini: