Bila Tetap Pada Keputusan Sejumlah ASN Akan Datangi OJK Jambi

JURNALELITE.COM, BATANGHARI – Pimpinan Bank 9 Jambi cabang Muara Bulian akhirnya angkat bicara terkait kisruhnya dugaan potongan 50.000 per Rekening yang tersurat kepada Bank BRI salah satunya.

 

Saat dijumpai di ruangan kerjanya oleh beberapa awak media, Senin (10/2/2020). Alfiansyah selaku Pimpinan Bank 9 Jambi cabang Muara Bulian mengatakan.

“Surat itu emang ada tapi ke Bank lain, bukan ke ASN dan potongannya kita bebankan kepada pihak Bank bukan ASN,” Ucapnya.

 

Saat ditanyakan terkait kerugian pihak BRI, Alfiansyah jelaskan, sudah membicarakan hal itu dengan pihak BRI.

 

“Bagi mereka itu tidak masalah, kita sudah negosiasikan juga kepada BRI, dicabang lain pun sudah berlaku demikian, sesuai intruksi internal kita. Kalau secara teknis itu tergantung negosiasi di cabang masing-masing,” Katanya.

 

Namun saat dikonfirmasi via WhatsApp terkait surat yang dilayangkan pihak Bank 9 Jambi cabang Muara Bulian ke BRI cabang Muara Bulian, salah satu karyawan BRI cabang Muara Bulian mengatakan.

 

“Ada poin dalam surat tersebut yang kami tidak berhak menjawabnya, yaitu adanya pembebanan potongan 50.000 per Rekening. Jadi sampai sekarang surat Bank 9 belum kita jawab, kita meminta petunjuk terlebih dahulu kekantor Wilayah” katanya.

 

Dari sumber yang berhak mendapatkan perlindungan, terkait keputusan sepihak Bank 9 Jambi cabang Muara Bulian, diadakan rapat Internal di Badan Keuangan Daerah Batanghari, Selasa (11/02/2020).

 

“Tadi siang rapat di Bakeuda, membahas permasalahan ini, yang hadir utusan dari Sekretariat DPRD, Sekretaris Daerah, Dinas Kesehatan Dan Dinas PDK. Kami sangat tidak mensetujui keputusan sepihak Bank 9 tersebut” sumber yang minta dirahasiakan.

 

“Dari keputusan rapat tersebut, belum dapat diputuskan yang akhirnya pihak Badan Keuangan Daerah Batanghari meminta pihak Bank 9 Jambi cabang Muara Bulian untuk segera mentransferkan uang potongan pinjaman ASN di Bank selain Bank 9 jambi” pungkasnya.

 

Dia juga menambahkan jika Bank 9 tetap pada keputusannya, mereka akan mendatangi Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi untuk mengklarifikasi aturan tersebut.

 

“Kami sedang menyiapkan surat untuk ditandatangani beberapa ASN yang tidak mensetujui keputusan Bank 9 tersebut, tujuan kami ingin mendatangi Kantor OJK guna mengklarifikasi keputusan sepihak Bank 9 tersebut” tutupnya.

Editor : Rudi Siswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: