Polres Batanghari Amankan Pria Yang Tiduri Anak Tiri

JURNALELITE.COM, BATANGHARI  – Jajaran Polres Batanghari telah mengamankan tersangka kasus tindakan tidak terpuji yang telah di lakukan oleh seorang laki – laki terhadap anak tiri yang masih di bawah umur, beberapa hari lalu di Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari.

Kapolres Batanghari AKBP Dwi Mulyanto SIK.SH Saat menggelar Press Realese yang di dampingi Kasat Reskrim Orivan Irnanda dan Kanit PPA AIPDA Mustafa Kemal mengatakan bahwa, Tindakan bejad yang telah dilakukan tersangka terhadap anak di bawah umur tersebut berawal pada bulan Mei Tahun 2018 hingga Januari Tahun 2020.

” Pelaku berinisial IP yang telah melakukan aksi bejad nya sebanyak dua puluh kali itu merupakan ayah tiri korban, ” Paparnya.

Sebelum melakukan aksi bejad tersebut Tambah Kapolres, tersangka merayu dan mengiming-imingi korban dengan ingin membelikan HeandPhon baru kepada korban. Bahkan, apabila korban menolak ajakan tersangka, korban pun akan di ancam dengan cara menyakiti korban.

” Tahun 2018 tersangka menyetubuhi anak tirinya sebanyak 8 kali, untuk di Tahun 2019 tersangka Menyetubuhi korban sebanyak 11 kali, dan di Tahun 2020 tersangka Menyetubuhi korban sebanyak 1 kali” Tambah Kapolres.

Setelah mendapatkan laporan dari ibu kandung korban dan beberapa barang bukti lainnya, lanjut Kapolres, pada tanggal 25 Januari 2020 unit PPA berkoordinasi dengan pihak Opnal untuk melakukan penangkapan terhadap IP yang sedang berada di rumah.

” Pada saat penangkapan Tersangka IP sempat melakukan perlawanan terhadap Anggota, akan tetapi tersangka masih tetap bisa kita amankan dan kita giring ke sel tahanan” Tutup kapolres.

Di tempat yang bersamaan tersangka IP saat menjawab pertanyaan para awak media mengatakan, niat bejat tersebut berawal dari melihat chatting korban bersama teman laki – laki nya.

” Awal timbul nafsu kepada anak tiri, saya melihat HP anak tiri saya mengirim foto yang tidak pantas kepada teman laki – laki nya,” Ungkapnya.

” Saya melakukan perbuatan itu di rumah dan tanpa di ketahui ibu kandung nya.” Tutup IP.

Dari kasus tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa beberapa pakaian korban serta bukti visum et repertum dari petugas medis. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan bejatnya, kini tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolres Batanghari dan dijerat dengan pasal 81 ayat 1,2, dan 3 UU RI Nomor 17 Tahun 2016. tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. ( DD)

Editor : Rudi Siswanto

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: