Pemkab Batanghari Belum Temukan Beras Pelastik Di Pasaran

JURNALELITE.COM, BATANGHARI – Maraknya berita tentang kasus beredarnya beras plastik dalam beberapa pekan terakhir ini, Pemerintah Kabupaten Batanghari menyatakan di ruang lingkup pasaran Kabupaten tersebut belum ada penemukan indikasi beras plastik.

Sekretaris Daerah melalui Asisten II Setda Batanghari Muhammad Rifa’i, SP. ME saat di temui awak media di ruangan nya mengatakan Pemerintah Kabupaten telah membentuk Tim Satgas Pangan Kabupaten untuk melakukan pengambilan sempel beras di beberapa titik pasar tradisional yang berada di Kawasan ruang lingkup Kabupaten Batanghari. Selasa (28/01/2020).

” Tim Satgas Pangan Kabupaten telah melakukan pengambil sempel di tiga titik pasar tradisional yaitu di Pasar Kecamatan Muara Bulian, Pasar Kecamatan Muara Tembesi dan Pasar Kecamatan Maro Sebo Ulu.” Paparnya.

‌Setelah melakukan pengecekan uji sempel beras tambah Rifa’i, sampai saat ini belum ada laporan terdapat indikasi beras plastik untuk di kawasan Kabupaten Batanghari.

” Proses Pengujian sampel beras di lakukan dengan beberapa cara yaitu melihat merk beras yang beredar, melalui perendaman beras, dan terakhir melalui penghalusan beras dan ada beberapa tahap lainnya.”Tambahnya

Muhammad Rifa’i juga menyampaikan, untuk ciri – ciri beras palstik berwarna bening/putih mengkilat, ukuran agak homogen, tidak ada bau khas beras, apabila direndam mengapung atau melayang, di kepala beras tidak terlihat kekuning-kuningan, apabila dibakar akan meleleh, apabila dimasak dan dikepal dan dilempar pasti akan memantul tinggi, bila dibubur tidak akan hancur menjadi bubur, tidak memiliki cangkang curatan padi dan apabila direndam tidak berwarna keruh.

” Pada Saat rapat Pemerintah Daerah juga telah menghimbau kepada OPD Teknis terkait (Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan untuk menyebarkan pamflet ciri – ciri beras plastik baik melalui media sosial ataupun ke toko – toko penjual beras,” Tuturnya.

Rifa’i berharap, kepada masyarakat agar berperan aktif untuk memberikan informasi kepada Pemerintah apabila menemukan tanda – tanda beras plastik tersebut.

” Harapan kami kepada Camat, Kades dan Lurah apabila mendapat laporan dari masyarakat terkait beras plastik supaya sesegera mungkin melapor kepada OPD teknis terkait agar dapat di antisipasi dan tidak menyebar luas kepasaran.” Harap Asisten II. (DD)

  • Editor : Rudi Siswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: